Masa Menopause Wanita

Wanita di Amerika Serikat sekarang dapat berharap untuk menghabiskan sepertiga waktu hidupnya dalam keadaan menopause. Rata-rata usia menopause adalah antara 48 dan 52 tahun (paling sering usia 51 tahun), tetapi setiap saat antara usia 40-60 tahun adalah normal.

Faktor yang berhubungan dengan menopause dini meliputi merokok (rata-rata 1-2 tahun lebih muda), siklus menstruasi yang lebih pendek dari 26 hari, pembedahan ginekologis (tanpa ooferktomi) dan kemoterapi kanker atau radioterapi (kegagalan ovarium terjadi pada 40-85%, terutama bila usia lebih dari 40 tahun selama penanganan). Meskipun merupakan proses penuaan alamiah, 90% wanita yang mengalami gejala dan jelas berdampak pada kesehatan, seperti :

- Tipe dan banyaknya gejala klimakterium berhubungan dengan ras, etnis, edukasi, stresor kehidupan yang dialami dan jumlahnya olahraga serta keterkaitan pada waktu luang.

- Awitan gejala sering terjadi selama perimenopause sebelum menstruasi berhenti.

Patofisiologi

a. Transisi ke menopause terjadi karena interaksi kejadian di sistem saraf pusat, endokrin, dan kejadian di ovarium mengakibatkan peningkatan kecepatan kehilnagn folikel ovarium yang menghasilkan siklus reproduksi takteratur. Walaupun tidak adanya pelepasan estrogen merupakan inti gejala klimakterium, beberapa penemuan menunjukkan bahwa sebenarnya terdapat interkasi kejadian yang lebih kompleks.

- FSH mulai meningkat secara intermiten dan tidak dapat diramalkan sejak usia 40 tahun, bahkan apabila kadar estradiol dan progesteron masih normal dan siklus menstruasi teratur.

- Perasaan kepanasan dan gangguan tidur (terasa lebih berhubungan langsung dengandisfungsi hipotalamus daripada defisiensi estrogen murni) dapat terjadi sejak usia 40 tahun, meskipun estradiol dan siklus menstruasi masih normal.

- Desinkronisasi signal neuron dengan perubahan irama kadar hormon harian dan bulanan telah diketahui sebelum terjadinya disfungsi ovarium primer yang bisa terukur.

Kesimpulan yang didapat adalah saat anda berada pada masa menjelang menopause, FSH dan LH terus diproduksi oleh kelenjar hipofisis secara normal. Akan tetapi, karena ovarium semakin tua, maka kedua ovarium kita tidak dapat merespon FSH dan LH sebagaimanan seharusnya, akibatnya estrogen dan progesteron yang diporuksi juga semakin berkurang. Menopause terjadi ketika kedua ovarium tidak lagi dapat menghasilkan hormon-hormon tersebut dalam jumlah yang cukup untuk bisa mempertahankan siklus menstruasi.

 


=====================================

>>> Menoherbs Mengatasi Pra Menopause Dini, Menopause dan Post Monopause, Serta Menjaga Keindahan Tubuh Wanita, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Menopause Wanita and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>